Kemukjizatan al-Qur’an kembali terbukti, dan keajaiban kembali memukau dunia. Demikianlah realitanya. Al-Qur’an telah sekian lama menggariskan suatu kebenaran ilmiyah yang rupanya baru terungkap ribuan tahun selanjutnya. Bahwa al-Qur’an telah menyatakan jika Allah menciptakan segala sesuatu berpasang-pasangan. Tapi, apakah sebetulnya lawan dari materi?
Pertanyaan besar itu baru saja terjawab, ribuan tahun setelah al-Qur’an diturunkan. Fasilitas penelitian ilmu pengetahuan terbesar di dunia –Conseil Europeean pour la Recherche Nucleaire (CERN) di Swiss—baru-baru ini baru-baru ini berhasil membuat partikel antimateri pertama. Antimateri sama dengan materi yang kita kenal, tapi tersusun dari partikel-partikel dengan muatan listrik yang berlawanan dengan yang terhdapat di materi biasa.
Menurut teori, antimateri lahir di jagad raya ini bersamaan dengan materi, persis beberapa detik setelah big bang alias dentuman besar. Kebanyakan fisikawan percaya big bang adalah awal mula lahirnya alam semesta. Kitab-kitab suci mengatakan bahwa Tuhan menciptakan sesuatu secara berjodoh-jodohan, seperti siang-malam. Para fisikawan juga percaya bahwa jumlah antimateri yang tercipta pada saat big bang mestinya sama persis dengan jumlah materi.
Antimateri merupakan sumber energi terkuat yang pernah dikenal orang. Dia bisa menghasilkan energi dengan efisiensi sebesar 100% (efisiensi pembelahan nuklir hanya 1,5%)). Antimateri tidak menimbulkan polusi atau radiasi, dan setetes antimateri dapat menghasilkan energi listrik untuk New York City sepanjang hari.
Tapi ada satu kekurangannya. Antimateri sangat tidak stabil. Dia langsung akan terbakar begitu bersentuhan dengan apa saja, bahkan dengan udara sekalipun. Padahal, satu gram antimateri saja mengandung kekuatan setara dengan 20 kiloton bom nuklir atau seukuran dengan bom yang dulu dijatuhkan di Hiroshima, Jepang. Ledakan antimateri tak akan berakhir dengan arang, abu, atau asap. Semuanya menjadi nihil. Para fisikawan menyebut fenomena ini sebagai anihilisasi.
Hingga kini, antimateri hanya diciptakan dalam jumlah sedikit (hanya beberapa atom saja). Tapi CERN berhasil membuat terobosan dengan penemuan terbarunya yang bernama Antiproton Decelerator—fasilitas untuk memproduksi antimateri dengan teknologi yang lebih maju sehingga menjadikan kemampuan untuk membuat antimateri dalam jumlah yang jauh lebih besar.
Satu pertanyaan penting muncul: apakah zat yang sangat tidak stabil ini dipakai untuk menyelamatkan dunia, ataukah malah digunakan untuk menciptakan senjata yang paling berbahaya yang pernah dibuat oleh manusia?
Disarikan dari:
Dan Brown, Angels and Demons
http://www.fisikanet.lipi.go.id
Dari: Sidogiri.com
Next: Hadits dho’if dalam Kitab Ihya’
Tidak ada komentar:
Posting Komentar